Minggu, 19 Oktober 2014

Media Jepang 'Ramai' Soroti Jokowi

 Media Jepang 'Ramai' Soroti Jokowi

Joko Widodo yang secara resmi akan menjadi Presiden ketujuh Republik Indonesia hari ini, Senin (20/10/2014) mendapat banyak sorotan dari media Jepang. Semua media besar Jepang, mulai kantor berita Jiji, koran Sankei, Mainichi, bahkan smapai kantor berita Reuters dalam bahasa Jepang, memberitakan mengenai Presiden baru Republik Indonesia tersebut dengan berbagai macam sorotan.
Sankei misalnya menyoroti kuota subsidi BBM tahun ini 46 juta kg liter dan kenaikan konsumsi 1,7 persen alokasi subsidi BBM antara Januari-September 2014.
Prihatin mengenai kelebihan kuota, akhir Agustus, Pertamina tiba-tiba membatalkan BBM bersubsidi, tulis Sankei.
Pada bulan September harga satu liter bensin sekitar Rp 6.000 harga BBM bersubsidi di ibukota Jakarta.
"Apakah harga tanpa subsidi menjadi dua kali lipat atau akan menjadi sekitar sekitar Rp 12.000?" tulis Sankei lagi.
Indonesia telah menjadi negara pengimpor minyak, subsidi bahan bakar semakin memperburuk neraca transaksi berjalan, mencapai sekitar 20 miliar dolar AS sehingga menekan keuangan negara. Apakah Jokowi dapat berhasil mengantisipasi keuangan negara ini, menjadi pertanyaan koran Jepang ini.
Sementara Mainichi memuji kestabilan pemerintahan sebelumnya dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Masyarakat stabil, didukung oleh konsumsi pribadi dari 250 juta penduduk, ekonomi meningkat 6 persen dan pertumbuhan permintaan domestik membaik," tulis Mainichi.
Dampak Lehman shock juga relatif kecil, dan Indonesia menjadi tujuan investasi yang menjanjikan bagi seluruh dunia.
Di masyarakat internasional pun Indonesia berhasil dan dipercaya memerankan diri sebagai pimpinan G20. Demikian pula memainkan peranan dengan baik di ASEAN dan negara-negara di Asia Tenggara lainnya.
Tapi belakangan skandal tiga menteri dan pembantunya telah terjebak dalam korupsi berturut-turut dan sedang dalam penyelidikan korupsi, sehingga popularitas Partai Demokrat menurun dengan cepat, berakibat pada pemilihan umum April lalu.
Keputusan UU Pilkada juga menjadi sorotan Mainichi yang disebutkan "bertentangan dengan demokratisasi" dikatakan juga bertujuan untuk memecah basis dukungan kepada Jokowi. Oleh karena itu perlu diperhatikan kegiatan di parlemen di masa mendatang.
Berita Mainichi ditutup dengan kritikan seorang peneliti asing.
"Ini adalah cacat maksimal sebagai Presiden. Presiden dipilih oleh pemilihan langsung berusaha untuk menghapuskan pemilihan langsung kepala daerah," demikian kritik Direktur CSIS Philips J Vermonte.
Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan memiliki pengaruh tertentu dalam arena politik di masa depan sebagai pemimpin Demokrat, tulis Mainichi.

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO 

Prabowo Hadiri Pelantikan Jokowi-JK

 Prabowo dan Jokowi bertemu--Reuters/Beawiharta

 Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto tiba di Gedung MPR-DPR, menghadiri pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Dia terlihat tiba di Gedung MPr-DPR pukul 09.00 WIB, didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo. Prabowo terlihat mengenakan baju safari putih, celana panjang krem, dan peci hitam. Dia tak berkomentar sedikitpun dan hanya memberikan lambaian tangan disertai senyum.

Prabowo merupakan mantan pesaing Jokowi di pertarungan Pilpres 2014, dia sempat menentang kemenangan Jokowi-JK dengan mengajukan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi, namun hasilnya MK menetapkan Jokowi-JK tetap sebagai pemenangn pilpres.

Kini Prabowo hadir di pelantikan Jokowi-JK sebagai pemimpin partai politik, dia menunjukkan sikap negarawan dengan menghadiri pelantikan ini dan telah menerima kunjungan Jokowi ke rumahnya beberapa hari lalu.


 Sumber : Metrotvnews.com, Jakarta

Selasa, 07 Oktober 2014

MENDIDIK ANAK SHOLEH

  MENDIDIK ANAK SHOLEH
©       Setiap anak yang lahir terpelihara dengan aqiqahnya yang disembelih untuknya pada hari ke-7 (dari kelahirannya, dicukur, dan diberi nama.(HR.Abu Dawud)
©       Peliharalah anak-anakmu dan perbaikilah budi pekertinya, sesungguhnya anak-anak itu adalah hadiah Allah kepadamu.(Al-Hadist)
©       Apabila seorang anak Adam telah mati, terputuslah amalannya, kecuali tiga perkara; sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang selalu mendoakannya.(Al-Hadist)